Loading...

Sejarah

 

Sejarah Berdirinya SMK

Sekolah Menengah Kejurun (SMK) Darut Taqwa merupakan kelanjutan dari SMK kelas jauh pada pondok pesantren Ngalah yang dilatar belakangi oleh adanya tuntutan kebutuhan masyarakat dan ditandainya Memorandum Of Understanding (MOU) kerjasama antara MA Darut Taqwa dengan SMKN 1 Purwosari untuk menyelenggarakan program pelatihan kecakapan hidup (Life Skill Education) pada tahun pelajaran 2002/2003. Program ini ditujukan untukmemberikan nilai tambahan berupa keterampilan khusus bagi lulusan MA Darut Taqwa yang sebagian besar merupakan santri Pondok Pesantren Ngalah Sengonagung Purwosari Pasuruan mengikuti program pelatihan vocasiona tersebut. Progrsam pelatihan kecakapan hidup tersebut dilaksanakan menggunakan pola pembelajaran ekstrakurikuler mulai pukul 13.30 WIB sampai pukul 17.15 WIB.

Pada akhir tahun pelajaran 2002/2003 diadakan evaluasi pelaksanaan Program Pelatihan Kecakapan Hidup tersebut. Hasil evaluasi antara lain adalah:

  • Minat santri PP. Ngalah yang diasuh oleh KH. M. Sholeh Bahruddin, khususnya siswa MA Darut Taqwa sangat besar untuk mendapatkan pelatihan ketrampilan kecakapan hidup
  • Pelaksanaan pelatihan di SMKN 1 Purwosari yang berjarak 5 km dari lokasi MA Drut Taqwa menjadi kendala karena tidak efisien dari segi dana (biaya transportasi) dan waktu (keterlambatan kedatangan siswa)
  • Sebagian besar peserta pelatihan yang merupakan santri PP. Ngalah harus mengikuti pengajian di dalam pesantren.

Oleh karena itu direkomendasikan agar pelaksanaan program pelatihan dilaksanakan dilingkungan MA Darut Taqwa.

Selanjutnya pada bulan Februari 2003 bergulirlah program SMK Kecil dari DIKMENJUR DEPDIKNAS RI. Program SMK Kecil ini diresmikan oleh MENDIKNAS (Bapak Prof. A. Malik Fajar, M. Sc)di VEDC Malang pada tanggal 27 Mei 2003. Konsep dasar program ini adalah pendidikan kejuruan tingkat menengah yang diselenggarakan di Pondok Pesantren dan dibina oleh SMKN terdekat selaku SMK induk.

Untuk merespon program SMK Kecil di Pondok Pesantren, maka MA Darut Taqwa mengadakan WorkShop pada 3 Juli 2003 dengan hasil antara lain:

Pembentukan tim kerja dengan susunan sebagai berikut :

Penanggung Jawab : Drs. Syaifulloh, MHI.

Penasehat : DR. H.Imron Arifin, M.Pd

Mediator : A. Nafi’, S.TP,M. THP

Anggota :

  1. A.Mubarok,M.Pdi
  2. Nur Salim, S.Pdi
  3. Drs. Priyanto
  4. Salamin, S.Ag
  5. Miftakhul Fuad, S.Pdi
  6. Drs. A.Yusuf

Konsep dasar peyelenggaraan SMK Kecil Darut Taqwa adalah sebagai berikut :

  • Pada prinsipnya program SMK Kecil sama dengan penyelenggaraan program kelas jauh SMKN 1 Purwosari, sehingga secara teknis dari segi administrasi pembelajaran dianggapsebagai bagian dari SMKN 1 Purwosari, sampai SMK Kecil Darut Taqwa dapat berdiri sendiri.
  • Kurikulum SMK Darut Taqwa sesuai dengan kurikulum yang diterapkan oleh SMKN 1 Purwosari
  • Untuk mata diklat produktif sementara diajar oleh guru SMKN 1 Purwosari, sedangkan untuk mata diklat normative diajar oleh SMK Kecil Darut Taqwa
  • Tenaga pengajar mata diklat produktif digaji oleh PEMDA Kab. Pasuruan melalui SMKN 1 Purwosari, sedangkan tenaga pengajar mata diklat normative adaptif dibayar oleh SMK Kecil Darut Taqwa

Pada akhirnya berdirilah SMK Kecil Darut Taqwa yang erlokasi didalam lingkungan PP.Ngalah Sengonagung Purwosari Pasuruan sejak tahun pelajaran 2003/2004 dengan membuka tiga jurusan yaitu:

  • urusan Teknik Elektronika, dengan program keahlian Teknik Komputer Jaringan
  • Jurusan Teknik Mesin, dengan program keahlian Teknik Bodi Otomotif dan Mekanik Otomotif
  • Jurusan Pertanian, dengan program keahlian Budidaya Tanaman
  • Pada tahun kelima SMK Kecil Darut Taqwa denag belajar dari pengalaman dan pembinaan dari SMKN 1 Purwosari, SMK Kecil Darut Tawqa berupaya sebaik mungkin untuk menjadi sekolah yang mandiri dengan mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan sarana prasarana yang memadai, SMK Darut Taqwa siap menjadi UPT sendiri.