Close

March 26, 2021

Gandeng Fakultas Pertanian Yudharta Pasuruan, SMK DATA siapkan diri jadi Adiwiyata Unggulan

Zaman milenial ini, banyak generasi muda yang enggan bersinggungan langsung dengan lingkungan hidup, apalagi aktifitas penghijauan maupun peduli sampah. Oleh karena itu, terapan Go & Act Green dalam ranah pendidikan adalah niscaya dilakukan.

                SMK Darut Taqwa sebagaimana dalam visi – misinya, tercantum upaya pembelajaran, pendidikan yang berbasis lingkungan hidup. Maka, pilihan menjadi Sekolah Adiwiyata terus di galakkan inovasi kegiatannya.

                “Alhamdulillah, terimakasih, kini SMK Darut Taqwa bisa bekerja sama dengan pihak fakultas Pertanian Yudharta untuk menuju sekolah peduli dan berbudaya lingkungan, tentu akan menjadi pintu pembuka pengetahuan terkait pertanian modern”, ujar Sueb, MM selaku Kepala Sekolah dalam sesi membuka kegiatan Pelatihan Hidroponik.

                Untuk Fakultas Pertanian Univ. Yudharta Pasuruan, telah siap mengupayakan dengan segenap sumberdaya potensi dan jejaring yang dimiliki, disebutkan oleh www.yudharta.ac.id bahwa fakultas ini membawahi Prodi Agribisnis, Ilmu Teknologi Pangan, dan Teknologi Hasil Perikanan.

                Senada apa yang dilontarkan oleh Azzah Lailaturrosyidah, selaku coordinator Adiwiyata SMK mengatakan tentang pentingnya menjaga lingkungan sekitar agar kondisi sekolah nyaman dan asri, bebas sampah plastik sekaligus pendayagunaan daur ulang sampah secara kreatif.

                “Pelatihan hidroponik ini menjadi titik awal kita, diharapkan menjadi salah satu keunggulan sekolah menuju Adiwiyata, sekaligus menjadi media aktif & produktif bagi peserta didik”, ujarnyapenuh mantab.

                Respon positif diutarakan pula oleh Aidah Lumhatul Fuad, SP, M.Agr selaku Dekan Fakultas Pertanian Univ. Yudharta Pasuruan terkait jalinan kemitraan, ia haturkan terimakasih sembari memberi banyak sudut pandang tentang prospek bergelut dalam dunia lingkungan hidup dalam lembaga pendidikan.

                “Belakangan, pemanfaatan lahan pertanian hidroponik dan organik menjadi tren tersendiri di masa pandemic Covid-19, semua orang beralih pada pola hidup sehat, lha kesempatan bagus buat SMK Darut Taqwa untuk memulai berkegiatan urbanfarming yang smart”, terang gamblang Ibu Dekan yang akrab dipanggil Bu Aida.

                Beliau menceritakan singkat tentang perjalanan Bisnis Juragan Sayur, Bob Sadino yang dikenal sebagai Bapak Hidroponik Indonesia, seorang pelopor hidroponik pertama skala industry.

                “untuk hidroponik selain hobi dan kebutuhan edukasi, juga bisa dijadikan komersil, Fakultas Pertanian siap untuk mengawal soal alur distribusi pemasaran produk sayur, karena banyak kolega, jejaring produk organic/hydroponic yang kita miliki diwilayah Jawa Timur terutama Pasuruan”, pungkasnya ketika memberikan paparan materi.

AJ – 18 Maret 2021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *